Breaking News

Kebon Sayur Ciracas & Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan Resmi Gabung ATUR Jakarta, Ini 6 Pernyataan Sikap dan 7 Tuntutan Tegas Ketua Aksi KDW Oloan Rajagukguk di Gambir

- Publisher

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – RI-1.com, Aliansi Tanah Untuk Rakyat (ATUR) Jakarta resmi mengkonsolidasi kekuatan. Aksi akbar yang digelar di Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, _Kamis (24/9/2026) pukul 10:33 WIB_, menjadi momentum bersatunya 22 kampung kota yang selama ini berjuang melawan sengketa dan mafia tanah.

Dua wilayah dari Jakarta Timur, Kebon Sayur (Ciracas) dan Lapangan Tembak – Kelapa Dua Wetan Jaktim, secara resmi tercatat masuk dalam koalisi ATUR Jakarta. Hal ini terkonfirmasi dalam poster resmi SERUAN AKSI – WUJUDKAN REFORMA AGRARIA PERKOTAAN dan foto barisan massa Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur di depan bus yang membawa spanduk ATUR Jakarta.

Koalisi ini meliputi: RW 07 Johar Baru, Kampung Sawah Semper Timur, Tridarma Cilandak, Rawa Badung Cakung, Kebon Pala Makasar, Kwini 8, _Kebon Sayur Ciracas, Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan Jaktim_, Hang Jebat Kp Gunung, Kampung Sawah Rawa Terate, Kampung Sawah Cakbar, Kampung Bayam Madani, Kp Rawa Timur, JRMK, Kedaung, Kali Angke, GMNI Jakarta, Front Timur, Penjaringan, Kalimati, dan Kp Rawa Indah.

PERNYATAAN TEGAS KETUA AKSI KDW OLOAN RAJAGUKGUK:

Di tengah orasi di Gambir, Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW, Oloan Rajagukguk, memberikan pernyataan tegas yang membakar semangat massa:

> _“Kami dari RW 06 Kelapa Dua Wetan bukan pendatang liar! Kami sudah puluhan tahun tinggal di sini, membangun kampung, menyekolahkan anak-anak kami di sini. Kalau negara masih diam, maka kami sendiri yang akan menjaga tanah kami! Tanah untuk rakyat, bukan untuk mafia! Merdeka!”_ — Oloan Rajagukguk, Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur.

Orator dari Kebon Sayur Ciracas pun menyahut lantang:
> _“Tanah untuk rakyat! Dari mana? Dari Kebon Sayur Ciracas! dan warga Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan. Merdeka!”_

Buku Mafia Tanah Diluncurkan di Bappenas, Warga Geruduk Gambir

Sehari sebelumnya, Rabu (23/9), di Kementerian PPN/Bappenas, buku _“Strategi Baru Pemberantasan Mafia Pertanahan”_ karya _M. Noor Marzuki (Mantan Sekjen ATR/BPN)_ diluncurkan. Pembahas _IGN Agung Y. Endrawan, SH, MH, CCFA_ menegaskan: _“Pemberantasan mafia tanah perlu strategi internal yang konkret – manusia dan sistem harus dibenahi bersamaan”_.

PERNYATAAN SIKAP RESMI ATUR JAKARTA:
1. WUJUDKAN REFORMA AGRARIA PERKOTAAN SEJATI
2. HENTIKAN PENGGUSURAN DAN KRIMINALISASI WARGA
3. BERANTAS MAFIA TANAH HINGGA AKARNYA
4. BERIKAN KEPASTIAN HUKUM DAN LEGALITAS TANAH RAKYAT
5. TANAH UNTUK RAKYAT, BUKAN UNTUK MODAL
6. SERUAN SOLIDARITAS NASIONAL

LAMPIRAN: 7 TUNTUTAN RESMI KETUA AKSI OLOAN RAJAGUKGUK

Kepada Yth: Presiden RI, Menteri ATR/BPN RI, Menteri PPN/Bappenas RI.
Kami Forum Warga RW 06 KDW, Kebon Sayur Ciracas, dan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, menyampaikan:

1. Hentikan Segala Bentuk Penggusuran di RW 06 Kelapa Dua Wetan & Kebon Sayur Ciracas.
2. Berikan Kepastian Hukum dan Sertifikat Hak Atas Tanah Rakyat.
3. Usut Tuntas Mafia Tanah di Kelapa Dua Wetan dan Ciracas – Tegakkan isi buku M. Noor Marzuki.
4. Wujudkan Reforma Agraria Perkotaan yang Berkeadilan di DKI Jakarta.
5. Cabut Kriminalisasi Terhadap Warga Pejuang Tanah.
6. Libatkan Warga Dalam Setiap Kebijakan Tata Ruang Jakarta Timur.
7. Tanah Untuk Rakyat, Bukan Untuk Modal!

Apabila tidak ditindaklanjuti, kami akan menggelar aksi lebih besar dengan 22 kampung anggota ATUR Jakarta.

Jakarta, 24 September 2026
Ketua Aksi Forum Warga RW 06 KDW Jakarta Timur,

Oloan Rajagukguk (Red)

Komentar

Berita Terkait

Tagih Janji Menteri ATR/BPN, Massa Aksi Demo Kembali Datangi Kementerian, Minta Evaluasi Sertifikat PT Musim Mas di Medan
Peluncuran Buku Strategi Baru Pemberantasan Mafia Tanah, Agung Endrawan: Momentum Pembenahan Tata Kelola Pertanahan
Terpesona Bali, Delegasi Nigeria Antusias Ikuti IAWP
Bukan Cuma Soal Lahan, Sengketa Club de Arjuna Berdampak ke Ratusan Pekerja
Pendidikan Negeri Gratis dari SD hingga PTN, Prof Didik Dorong Wajib Belajar 15 Tahun
Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai
Purbaya Dicopot, BCW: Bea Cukai Jangan Buru-buru Bernapas Lega, Warisan Pembenahan Harus Dilanjutkan
Institut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:48 WITA

Kebon Sayur Ciracas & Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan Resmi Gabung ATUR Jakarta, Ini 6 Pernyataan Sikap dan 7 Tuntutan Tegas Ketua Aksi KDW Oloan Rajagukguk di Gambir

Kamis, 24 September 2026 - 14:24 WITA

Peluncuran Buku Strategi Baru Pemberantasan Mafia Tanah, Agung Endrawan: Momentum Pembenahan Tata Kelola Pertanahan

Rabu, 23 September 2026 - 10:32 WITA

Terpesona Bali, Delegasi Nigeria Antusias Ikuti IAWP

Selasa, 22 September 2026 - 09:41 WITA

Bukan Cuma Soal Lahan, Sengketa Club de Arjuna Berdampak ke Ratusan Pekerja

Selasa, 22 September 2026 - 09:38 WITA

Pendidikan Negeri Gratis dari SD hingga PTN, Prof Didik Dorong Wajib Belajar 15 Tahun

Senin, 21 September 2026 - 10:38 WITA

Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai

Rabu, 16 September 2026 - 13:13 WITA

Purbaya Dicopot, BCW: Bea Cukai Jangan Buru-buru Bernapas Lega, Warisan Pembenahan Harus Dilanjutkan

Selasa, 15 September 2026 - 18:36 WITA

Institut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

Berita Terbaru

Berita Polri

Sat Lantas Polres Bandara Atur Arus Kendaraan di Jalur Keluar Bandara

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:51 WITA

Berita Polri

Patroli di DPPU, Polres Bandara Pastikan Keamanan Kawasan Bandara

Kamis, 24 Sep 2026 - 15:49 WITA