Breaking News

Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata untuk Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali

Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata untuk Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali

- Publisher

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI – RI-1.com,  Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi
“Dharma Dewata” di wilayah Bali pada Rabu (15/04). Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan keimigrasian guna menjaga stabilitas dan keamanan di salah satu destinasi wisata utama Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar tersebut dihadiri oleh sekitar 100 petugas Imigrasi yang tergabung dalam Satgas. Acara ini turut oleh dihadiri Gubernur Bali dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, serta perangkat daerah Provinsi Bali.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa pembentukan Satgas di Provinsi Bali merupakan bentuk komitmen nyata Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memastikan Bali tetap aman dan kondusif, baik bagi masyarakat maupun wisatawan internasional.
“Pembentukan Satgas Patroli Keimigrasian ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas dan keamanan di Bali sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia,” ujar Hendarsam.

Nama “Dharma Dewata” sendiri memiliki makna filosofis yakni; “Dharma” berarti kebaikan atau kebenaran dan “Dewata” merujuk pada Pulau Bali. Jadi “Dharma Dewata” memiliki arti kebaikan di Pulau Bali. Dengan mengusung semangat tersebut, Satgas Patroli Dharma Dewata akan secara aktif melakukan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap pelanggaran keimigrasian guna mewujudkan pariwisata Bali yang aman dan berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memperketat pengawasan, Satgas ini juga berperan dalam memberikan respons cepat (quick response) terhadap berbagai potensi pelanggaran. Kehadirannya diharapkan mampu menekan angka pelanggaran hukum oleh Warga Negara Asing (WNA), meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi keimigrasian secara langsung di lapangan.

Patroli ini direncanakan fokus pada wilayah yang memiliki konsentrasi aktivitas WNA tinggi. Pengukuhan Satgas ini sekaligus memperkuat capaian kinerja Imigrasi Bali dalam penegakan hukum keimigrasian. Pada periode 1 Januari hingga 12 April 2026, Imigrasi Bali telah melaksanakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa 165 deportasi dan 62 tindakan pendeteksian.

“Kami akan terus menggiatkan operasi pengawasan, baik melalui patroli rutin di tingkat wilayah maupun operasi skala nasional, guna menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Imigrasi,” tambah Hendarsam.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Imigrasi juga mengukuhkan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) di wilayah Bali. Program ini menjadi pendekatan pengawasan berbasis komunitas yang lebih humanis melalui kolaborasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Jika Satgas Dharma Dewata berperan secara taktis di lapangan, maka PIMPASA hadir sebagai garda terdepan dalam upaya preventif di tingkat desa. Mereka bertugas memberikan edukasi serta melakukan pengumpulan informasi awal terkait keberadaan maupun aktivitas orang asing di lingkungannya.

Kehadiran PIMPASA diharapkan mampu memperkuat deteksi dini serta mempersempit ruang gerak pelanggaran keimigrasian, khususnya di wilayah-wilayah yang mungkin belum terjangkau oleh patroli rutin.

“Sinergi antara patroli taktis Dharma Dewata dan pengawasan kewilayahan oleh PIMPASA merupakan strategi komprehensif kami. Bali harus tetap menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan berkualitas, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran hukum dan norma yang berlaku,” pungkas Hendarsam.

(Red)

Komentar

Berita Terkait

Kolaborasi Imigrasi Ngurah Rai dan BNN Bali Amankan WN Ukraina Terkait Dugaan Narkotika dan Overstay di Canggu
Perkuat Pengawasan Imigrasi Ngurah Rai Jaring Belasan WNA Bermasalah Dalam Operasi Wirawaspada Pada April 2026
Aksi Viral Lompat Tebing dengan Motor, WNA Belgia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli, Tegaskan Integritas dan Transformasi Pelayanan Publik
Universitas Udayana dan Imigrasi Teken Kerjasama Pendirian  IMPACT,  Respon Dinamika  Keimigrasian Global 
Deportasi Warga Negara Perancis di Bali karena Gunakan Visa On Arrival untuk Bekerja
Babinsa Desa Saba Tegaskan Pentingnya Lapor Diri bagi Penduduk Non Permanen Demi Keamanan Wilayah
Wujudkan Tertib Administrasi, Bhabinkamtibmas Dampingi Pendataan Penduduk Non-Permanen di Banjar Laplap Tengah

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WITA

Kolaborasi Imigrasi Ngurah Rai dan BNN Bali Amankan WN Ukraina Terkait Dugaan Narkotika dan Overstay di Canggu

Rabu, 15 April 2026 - 10:47 WITA

Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata untuk Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 19:02 WITA

Perkuat Pengawasan Imigrasi Ngurah Rai Jaring Belasan WNA Bermasalah Dalam Operasi Wirawaspada Pada April 2026

Jumat, 3 April 2026 - 10:42 WITA

Aksi Viral Lompat Tebing dengan Motor, WNA Belgia Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Rabu, 1 April 2026 - 19:09 WITA

Menteri Imipas Lantik Dirjen Imigrasi dan Staf Ahli, Tegaskan Integritas dan Transformasi Pelayanan Publik

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:56 WITA

Universitas Udayana dan Imigrasi Teken Kerjasama Pendirian  IMPACT,  Respon Dinamika  Keimigrasian Global 

Selasa, 4 November 2025 - 14:43 WITA

Deportasi Warga Negara Perancis di Bali karena Gunakan Visa On Arrival untuk Bekerja

Minggu, 2 November 2025 - 18:30 WITA

Babinsa Desa Saba Tegaskan Pentingnya Lapor Diri bagi Penduduk Non Permanen Demi Keamanan Wilayah

Berita Terbaru

Berita Terkini

Aksi Sosial di Desa Jegu, Babinsa Dampingi Pembagian Sembako untuk Warga

Senin, 20 Apr 2026 - 19:03 WITA