Tabanan, RI-1.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo memberikan penguatan kepada 13 peserta Pemagangan Nasional Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia Batch I Tahun 2026 di Ruang Rapat Lapas Tabanan, Senin (10/08).
Penguatan tersebut menjadi bekal awal bagi para peserta untuk memanfaatkan masa magang sebagai ruang belajar, mengasah kemampuan, sekaligus mengenal secara langsung dinamika dunia kerja sebelum memasuki lingkungan profesional yang sesungguhnya.
Didampingi jajaran pejabat struktural, Kalapas menyambut kedatangan para peserta dan mengajak mereka untuk tidak sekadar menjalankan kegiatan magang sebagai kewajiban, tetapi menjadikannya sebagai kesempatan untuk menyerap sebanyak mungkin pengalaman.
“Selamat datang dan selamat bergabung di Lapas Tabanan. Saya berharap adik-adik peserta magang dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Serap setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh, karena apa yang kalian temui selama magang dapat menjadi modal yang sangat berharga ketika nantinya memasuki dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Prawira.
Prawira juga mendorong para peserta untuk menghubungkan pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan dengan pengalaman yang mereka dapatkan selama pemagangan. “Kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya dibentuk melalui kemampuan akademik. Sikap disiplin, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak berada di lingkungan pemagangan,” lanjutnya.
Salah seorang peserta magang, Ana, menyampaikan kesiapannya bersama peserta lainnya untuk mengikuti seluruh proses pemagangan dengan semangat belajar. “Kami siap belajar dan mengikuti seluruh proses magang bersama teman-teman. Kami berharap bisa mendapatkan banyak pengalaman baru, sehingga apa yang kami pelajari selama di sini nantinya dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan masa depan kami,” ungkapnya.
Kehadiran 13 peserta Pemagangan Nasional Kemnaker di Lapas Tabanan menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang pendidikan. Selama menjalani pemagangan, mereka memiliki kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung, menguji kemampuan yang telah dimiliki, serta membangun kesiapan menghadapi tuntutan profesional.
(Red)
“Selamat datang dan selamat bergabung di Lapas Tabanan. Saya berharap adik-adik peserta magang dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Serap setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh, karena apa yang kalian temui selama magang dapat menjadi modal yang sangat berharga ketika nantinya memasuki dunia kerja yang sesungguhnya,” ujar Prawira.






Komentar