Tabanan, RI-1.com – Petugas dan Warga Binaan umat Muslim Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan Salat Istisqa di Aula Candra Prabhawa, Selasa (22/09). Kegiatan tersebut menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui doa yang dipanjatkan untuk kebaikan masyarakat dan lingkungan.
Selain menjadi bentuk ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga mengingatkan pentingnya rasa syukur, kepedulian, serta kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan lingkungan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rokhman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang secara rutin diberikan kepada Warga Binaan melalui pendekatan spiritual dan keagamaan.
“Pelaksanaan Salat Istisqa ini selain bertujuan memperkuat pembinaan kepribadian serta nilai-nilai spiritual bagi petugas dan Warga Binaan, juga menjadi bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kekeringan. Melalui kegiatan ini kami berharap tumbuh kesadaran untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus memiliki kepedulian terhadap kondisi yang terjadi di sekitar kita,” ujar Fatkhur.
Pelaksanaan Salat Istisqa dipimpin oleh Ustadz Ridho dari Yayasan Hidayatullah Tabanan selaku imam dan khotib. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk memperkuat keimanan, memperbanyak doa, serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama yang mungkin terdampak oleh kondisi kemarau.
Sementara itu, Ustadz Ridho menjelaskan bahwa ibadah berjamaah tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta, tetapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. “Ketika kita berdoa bersama, kita juga belajar untuk lebih peduli terhadap sesama dan lingkungan tempat kita hidup,” ungkapnya.
Salah seorang Warga Binaan, M. Fajri, mengaku kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk merenungkan kondisi yang sedang terjadi. “Saya ikut prihatin dengan kondisi lingkungan yang terjadi saat ini. Melalui doa yang kami panjatkan bersama, saya berharap Allah SWT memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada seluruh umat,” tuturnya.
Melalui kegiatan Salat Istisqa, Lapas Tabanan terus menghadirkan pembinaan kerohanian yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan kesadaran untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan ikhtiar, doa, dan harapan yang baik.
(Red)







Komentar