Tabanan, RI-1.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan bersama Yayasan Addiction Care Ministry (ACM) melaksanakan kegiatan penguatan pascarehabilitasi bagi Warga Binaan, Selasa (03/11). Kegiatan ini mendorong peserta untuk membangun motivasi diri dengan mengenali tujuan hidup dan mempersiapkan langkah yang ingin ditempuh setelah menyelesaikan masa pidana.
Memiliki tujuan menjadi salah satu bagian penting dalam proses perubahan. Dengan mengetahui arah yang ingin dicapai, seseorang memiliki dorongan untuk terus mengembangkan diri dan memanfaatkan kesempatan yang ada sebagai bekal menghadapi kehidupan ke depan.
Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Made Dwitya Bhargo, menjelaskan bahwa pendampingan pascarehabilitasi tidak hanya berfokus pada keberlanjutan pemulihan, tetapi juga membantu Warga Binaan menemukan arah kehidupan yang ingin dibangun setelah bebas.
“Kegiatan pascarehabilitasi tidak hanya bertujuan mempertahankan kondisi pemulihan Warga Binaan, tetapi juga menggali potensi diri agar mereka memiliki tujuan dan gambaran kehidupan yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan masa pidana,” jelas Bhargo.
Dalam sesi penguatan, instruktur Yayasan ACM, Edward, mengajak peserta untuk menyadari bahwa dorongan perubahan perlu tumbuh dari dalam diri. “Setiap orang memiliki kekuatan untuk menentukan arah kehidupannya. Kemauan dan tekad dari dalam diri menjadi modal penting untuk terus melangkah dan mewujudkan perubahan yang diinginkan,” tegasnya.
Bagi salah seorang Warga Binaan, Puja, tujuan tersebut mulai tergambar dalam rencana sederhana yang ingin diwujudkannya setelah bebas. “Setelah bebas saya berencana ikut membantu orang tua saya bercocok tanam di lahan terbatas yang kami miliki. Berkat pelatihan kemandirian yang saya ikuti di Lapas, saya setidaknya memiliki pengetahuan dasar tentang pertanian,” ungkapnya.
Penguatan ini menjadi bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan kesiapan mental dalam merencanakan kehidupan setelah bebas. Pengenalan potensi diri, penetapan tujuan, serta kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan menjadi materi yang ditekankan dalam proses penguatan pascarehabilitasi.
(Red)







Komentar