Breaking News

Agung Endrawan dan Ketua Ombudsman RI Bekali Lulusan FH UNAS Hadapi Persaingan Karier

- Publisher

Senin, 19 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – RI-1.com, Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan akademik. Kemampuan membangun jejaring profesional, menjaga integritas, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bekal penting untuk meraih keberhasilan karier.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan pelepasan lulusan Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Menara UNAS, Ragunan, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Acara dibuka Dekan Fakultas Hukum UNAS, Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, S.H., M.S., didampingi Wakil Dekan, Dr. Mustakim, S.H., M.H., CMC. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Ombudsman RI, Nuzran Joher, dan alumni FH UNAS yang juga Jaksa pada Kejaksaan Agung RI, IGN Agung Yuliarta Endrawan, S.H., M.H., CCFA.

Dalam pemaparannya, Agung mengingatkan bahwa lingkungan pergaulan yang dibangun sejak sekarang dapat memengaruhi arah kehidupan dan peluang karier para lulusan pada masa mendatang.

Menurutnya, membangun networking dengan lingkungan profesi yang dicita-citakan perlu dilakukan sejak dini. Namun, jejaring tersebut harus didasarkan pada kompetensi, kepercayaan, dan hubungan profesional yang sehat, bukan sekadar kedekatan untuk memperoleh kemudahan.

Agung menekankan bahwa ilmu merupakan dasar untuk memahami pengetahuan, integritas menjadi pegangan hidup, sedangkan profesi adalah sarana pengabdian dalam menjalankan amanah di bidang hukum.

“Pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang jabatan atau penghasilan, tetapi bagaimana pengetahuan dan profesi yang kita miliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian inti pesan yang disampaikannya.

Ia juga mengajak lulusan menghadapi berbagai tantangan dengan hati yang bersih, ketulusan, dan pikiran positif. Menurutnya, sikap dan cara berkomunikasi dapat membentuk kesan pertama dalam hubungan profesional, tetapi integritas sesungguhnya harus dibuktikan melalui konsistensi tindakan dan tanggung jawab.

Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, teknologi digital, dan perubahan regulasi, Agung mendorong para lulusan untuk terus belajar dan memiliki nilai tambah agar mampu bersaing tanpa meninggalkan prinsip hidup yang benar.

Sementara itu, Ketua Ombudsman RI, Nuzran Joher, menguraikan upaya penguatan tata kelola kelembagaan melalui mekanisme pengambilan keputusan secara kolektif-kolegial.

Dalam pemaparannya, Nuzran menjelaskan bahwa pendekatan kepemimpinan saat ini menekankan pembahasan melalui rapat pleno agar seluruh komisioner mengetahui proses pengambilan keputusan. Hal tersebut berbeda dengan praktik sebelumnya yang, menurut penjelasannya, memungkinkan persoalan tertentu diputuskan oleh masing-masing anggota.

Ia juga menyampaikan komitmen seluruh komisioner melalui penandatanganan Pakta Integritas serta berbagi pengalaman mengenai kegiatan inspeksi mendadak Ombudsman di Lapas Cibinong sebagai bagian dari pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik.

Pemaparan kedua narasumber memberikan gambaran bahwa integritas tidak hanya diperlukan dalam membangun karakter pribadi, tetapi juga dalam menciptakan tata kelola lembaga yang transparan dan bertanggung jawab.

Di akhir penyampaiannya, Agung berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga hubungan baik dan berupaya memberikan manfaat terbaik bagi sesama.

Menurutnya, tidak seorang pun mengetahui sepenuhnya perjalanan hidup yang telah disiapkan Tuhan pada masa mendatang. Karena itu, ketulusan dalam membantu orang lain, menjaga integritas, dan membangun kepercayaan merupakan bekal yang tidak ternilai.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan FH UNAS agar para lulusannya siap menghadapi dinamika dunia profesi sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Red)

Komentar

Berita Terkait

Bidik Pasar Internasional, Kemenko Pangan Dorong Inovasi Susu Kambing dan Kesejahteraan Peternak
Ketika Pasar Berjatuhan, Siapa Yang Menjaga Masa Depan Bangsa?
Dari Demo Biaya Hidup hingga Penjarahan, Ini yang Terjadi di Prancis pada 17 Oktober
Dokter Only One Taylor Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan
Agung Endrawan dan Ketua Ombudsman RI Bekali Lulusan FH UNAS Hadapi Persaingan Karier
Darling Perdana, PDI Perjuangan Jakarta Timur Himpun 161 Kantong Darah
Kementerian PU: Membangun Infrastruktur, Menegakkan Integritas
Wisata Halal Indonesia: Membangun Daya Saing Global Tanpa Kehilangan Jati Diri Lokal

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:46 WITA

Bidik Pasar Internasional, Kemenko Pangan Dorong Inovasi Susu Kambing dan Kesejahteraan Peternak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:38 WITA

Ketika Pasar Berjatuhan, Siapa Yang Menjaga Masa Depan Bangsa?

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WITA

Dari Demo Biaya Hidup hingga Penjarahan, Ini yang Terjadi di Prancis pada 17 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:16 WITA

Dokter Only One Taylor Dilaporkan Atas Dugaan Penganiayaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Agung Endrawan dan Ketua Ombudsman RI Bekali Lulusan FH UNAS Hadapi Persaingan Karier

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:13 WITA

Darling Perdana, PDI Perjuangan Jakarta Timur Himpun 161 Kantong Darah

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:24 WITA

Agung Endrawan dan Ketua Ombudsman RI Bekali Lulusan FH UNAS Hadapi Persaingan Karier

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:28 WITA

Kementerian PU: Membangun Infrastruktur, Menegakkan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Ketika Pasar Berjatuhan, Siapa Yang Menjaga Masa Depan Bangsa?

Senin, 19 Okt 2026 - 17:38 WITA

Berita Polri

Wakapolres Bandara Tekankan Disiplin dan Kesiapsiagaan Personel

Senin, 19 Okt 2026 - 14:40 WITA