Tabanan, RI-1.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menindaklanjuti penegasan komitmen bebas telepon genggam dan narkoba dengan melaksanakan razia blok hunian serta tes urine bagi Warga Binaan, Rabu (07/10). Kegiatan tersebut melibatkan unsur pengamanan eksternal sebagai bagian dari pengawasan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas tetap terjaga.
Razia dilaksanakan di blok hunian dengan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Dajan Peken. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan barang terlarang sehingga hasil razia dinyatakan nihil. Pada waktu yang sama, sebanyak 10 Warga Binaan menjalani pemeriksaan urine di Klinik Lapas Tabanan dengan hasil seluruhnya negatif.
Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa pelaksanaan razia dan tes urine menjadi tindak lanjut dari komitmen yang sebelumnya telah ditegaskan jajaran Lapas Tabanan.
“Komitmen bebas telepon genggam dan narkoba tidak cukup hanya dinyatakan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah pengawasan yang nyata dan berkelanjutan. Razia dan tes urine menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan kondisi Lapas tetap aman dan terbebas dari barang terlarang,” ujar Basuki.
Turut mengikuti pelaksanaan razia, Bhabinkamtibmas Desa Dajan Peken, Arya Bagus Sugiartha, menyampaikan bahwa keterlibatan unsur kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga keamanan di lingkungan Lapas. “Kami siap mendukung kegiatan pengamanan yang dilaksanakan Lapas, termasuk razia, sebagai bagian dari sinergi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” jelasnya.
(Red)







Komentar