Tabanan, RI-1.com | Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan perawatan tanaman jagung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Rabu (07/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang tidak hanya mengajarkan keterampilan bertani, tetapi juga menumbuhkan ketekunan dan rasa tanggung jawab melalui proses perawatan tanaman yang dilakukan secara rutin.
Didampingi petugas, Warga Binaan melaksanakan berbagai kegiatan perawatan, mulai dari membersihkan rumput liar di sekitar lahan, menyiram tanaman, hingga merapikan bagian tanaman jagung agar dapat tumbuh dengan baik. Proses tersebut dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga kondisi tanaman sekaligus memastikan hasil pertanian dapat berkembang secara optimal.
Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa kegiatan di SAE Kebun bukan hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran yang dijalani oleh Warga Binaan.
“Melalui kegiatan perawatan tanaman, Warga Binaan belajar untuk tekun, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian sebagai bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Basuki.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok Kerja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menjelaskan bahwa setiap tahapan kegiatan pertanian memiliki nilai pembelajaran tersendiri bagi Warga Binaan. “Merawat tanaman membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Dari proses sederhana seperti membersihkan lahan dan menyiram tanaman, mereka belajar bahwa setiap hasil yang baik memerlukan usaha dan perhatian yang dilakukan secara terus-menerus,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan yang bekerja di SAE Kebun, Nyoman A., mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan pertanian. “Di SAE Kebun kami belajar untuk bekerja dengan tekun dan bertanggung jawab. Kami merawat tanaman setiap hari agar dapat tumbuh dengan baik, dan dari situ kami memahami bahwa setiap proses membutuhkan kesabaran,” ungkapnya.
Melalui kegiatan di SAE Kebun, Lapas Tabanan terus menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga membentuk kebiasaan positif melalui proses belajar, bekerja, dan bertanggung jawab secara berkelanjutan. (Red)







Komentar