DENPASAR | RI-1.COM — SMP Negeri 4 Denpasar menggelar kegiatan Parenting Orang Tua/Wali Siswa Kelas IX sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sekolah, guru, komite, dan orang tua dalam mendampingi siswa menghadapi tahapan pendidikan selanjutnya.
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, di Lapangan Basket SMP Negeri 4 Denpasar, dengan agenda yang meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan kepala sekolah, penyampaian program sekolah oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum, sambutan komite, serta sesi tanya jawab bersama orang tua/wali siswa.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 4 Denpasar Ida Bagus Ary Suryantara Pidada, S.T menyampaikan bahwa kegiatan parenting bukan sekadar forum perkenalan, melainkan menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kerja sama antara sekolah dengan orang tua, khususnya karena siswa kelas IX akan menghadapi berbagai tahapan penting sebelum melanjutkan ke jenjang SMA/SMK.

Salah satu perhatian utama sekolah adalah persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sekolah berencana memulai program pemetaan dan penajaman materi pada Oktober 2026. Orang tua juga diminta ikut mendampingi anak belajar di rumah serta memastikan siswa mengikuti program persiapan yang diselenggarakan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sugo Birawan, S.Pd. menjelaskan bahwa sekolah akan melakukan pemetaan kemampuan siswa melalui try out sebagai langkah awal untuk mengetahui posisi dan kebutuhan belajar masing-masing siswa.
Persiapan tersebut juga diarahkan pada pembiasaan siswa menghadapi ujian berbasis komputer. Sekolah menyampaikan rencana penguatan fasilitas komputer, jaringan internet, serta sistem pelaksanaan evaluasi berbasis aplikasi agar siswa terbiasa mengikuti asesmen dengan sistem digital.
Selain aspek akademik, pihak sekolah menekankan pentingnya kedisiplinan dan pengawasan bersama. Sekolah berencana melakukan uji coba sistem absensi berbasis aplikasi yang dapat mencatat kehadiran siswa secara lebih terukur. Implementasi sistem tersebut direncanakan melalui tahapan sosialisasi dan uji coba sebelum diberlakukan secara penuh.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga menyampaikan sejumlah program pengembangan siswa, termasuk kegiatan kokurikuler di luar sekolah, kegiatan Bulan Bahasa, kegiatan keagamaan, serta berbagai kegiatan yang diarahkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan nyata.
Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 4 Denpasar menyampaikan bahwa komite berperan sebagai jembatan komunikasi antara orang tua dan sekolah. Orang tua diharapkan tidak ragu menyampaikan saran maupun persoalan melalui mekanisme komunikasi yang telah tersedia.

Aspek pembinaan karakter dan pengawasan pergaulan siswa juga menjadi perhatian bersama. Pihak sekolah dan komite mengingatkan bahwa pendampingan terhadap siswa tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah, mengingat waktu siswa lebih banyak berada di luar lingkungan sekolah. Karena itu, kolaborasi guru dan orang tua dinilai penting untuk menjaga kedisiplinan, keamanan, serta perkembangan anak.
Sekolah juga menyampaikan sejumlah rencana pembenahan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas sanitasi dan kebutuhan pendukung pembelajaran. Penggunaan dukungan komite ditegaskan diarahkan untuk menunjang kebutuhan dan kegiatan peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan parenting tersebut, SMP Negeri 4 Denpasar berharap komunikasi antara sekolah, komite, guru, dan orang tua semakin terbuka dan konstruktif. Dengan sinergi tersebut, pendampingan terhadap siswa kelas IX diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil 0ppakademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, prestasi, serta kesiapan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
RI-1.COM | Hukum • Investigasi • Berbudaya
(Redaksi)







Komentar