Tabanan, RI-1.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan bersama peserta magang melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di area depan Lapas, Jumat (25/09). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam merawat sarana dan prasarana yang digunakan setiap hari.
Melalui kegiatan gotong royong yang dilakukan secara rutin, Lapas Tabanan tidak hanya berupaya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap lingkungan kerja. Lingkungan yang bersih dan terawat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas serta menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh penghuni Lapas.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Tabanan, Ni Putu Eka Rachmawati, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan salah satu langkah sederhana namun memiliki dampak positif yang besar dalam membangun budaya kerja yang baik.
“Jumat Bersih bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan merawat fasilitas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kita belajar untuk peduli terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan antara petugas dan peserta magang,” ujarnya.
Kepala Urusan Umum, Arya Dharmahendra, menambahkan bahwa perawatan lingkungan dan sarana pendukung perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kondisinya tetap terjaga dengan baik. “Lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap tempat yang kita gunakan bersama,” jelasnya.
Salah seorang petugas yang turut mengikuti kegiatan, Adi Wiweka, menilai bahwa kegiatan Jumat Bersih menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. “Lingkungan yang bersih dan nyaman tidak tercipta dengan sendirinya. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi dari semua pihak untuk menjaganya. Karena itu kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan agar semangat gotong royong dan rasa tanggung jawab tetap terpelihara,” ungkapnya.
(Red)







Komentar