Rilis Berita | Liputan Wartawan RI-1.com
DENPASAR — RI-1.com | Kejuaraan Walikota Cup Cabang Olahraga Catur ke-16 Tahun 2026 resmi dibuka pada Sabtu (14/3/2026) di Aula ITB STIKOM Bali, Denpasar Timur.
Turnamen yang menjadi agenda tahunan pembinaan atlet catur di Kota Denpasar ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kelompok usia.
Acara pembukaan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Komisi III sekaligus Ketua Pengurus Provinsi Percasi Bali, Nyoman Parta, Ketua Umum KONI Kota Denpasar I Putu Yudi Atmika, jajaran DPRD Kota Denpasar, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, Rektor ITB STIKOM Bali, para camat se-Kota Denpasar, pengurus Percasi, serta para ketua klub catur di Kota Denpasar.
Ketua Panitia Walikota Cup Catur ke-16 Tahun 2026, I Nyoman Sutarjo, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet sekaligus upaya mempopulerkan olahraga catur di kalangan generasi muda.
“Kejuaraan ini bertujuan untuk mengenalkan dan memasyarakatkan olahraga catur sejak usia dini serta menjaring bibit-bibit pecatur potensial yang nantinya dapat memperkuat prestasi Kota Denpasar di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu hanya diikuti sekitar 120 peserta, maka tahun ini meningkat menjadi 200 peserta.
Para peserta bertanding dalam lima kategori kelompok usia, yaitu U-10, U-13, U-16, U-19, dan kategori senior. Turnamen berlangsung selama dua hari, 14–15 Maret 2026.
Menariknya, kejuaraan ini tidak dipungut biaya pendaftaran. Panitia juga menyediakan fasilitas konsumsi bagi peserta serta menyiapkan total hadiah pembinaan lebih dari Rp13 juta, disertai piala dan piagam penghargaan bagi para juara.
Rektor ITB STIKOM Bali, Dadang Hermawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen.
“Kami sangat mendukung kegiatan olahraga seperti ini karena selain melatih kecerdasan strategi, olahraga catur juga menanamkan nilai kejujuran, sportivitas, disiplin, serta mental kompetitif bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kampus ITB STIKOM Bali selalu membuka ruang bagi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Denpasar, I Putu Yudi Atmika, menegaskan bahwa kejuaraan seperti Walikota Cup memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet usia dini.
Menurutnya, atlet-atlet yang tampil dalam kejuaraan ini nantinya akan masuk dalam database pembinaan atlet Kota Denpasar, sebagai bagian dari program pengembangan “Denpasar Emas” yang bertujuan menyiapkan atlet potensial untuk berbagai ajang olahraga ke depan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir pecatur-pecatur muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Denpasar di berbagai kompetisi,” ujarnya.

Acara pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Patriot, doa bersama, laporan ketua panitia, sambutan para undangan, hingga prosesi pembukaan resmi melalui simbolis pemindahan bidak catur.
Dengan dimulainya pertandingan ini, Kejuaraan Walikota Cup Cabang Olahraga Catur ke-16 Tahun 2026 resmi digelar, sekaligus menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga catur di Kota Denpasar.
(CynTha)







Komentar