Gianyar — RI-1.com | Kepolisian Sektor Blahbatuh melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam kegiatan adat Nyegara Gunung Meajar-ajar yang dilaksanakan oleh Krama Desa Adat Pering di Pantai Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari upacara Karya Mamungkah, Mapadagingan lan Ngenteng Linggih di Pura Desa, Desa Adat Pering yang berlangsung dengan penuh khidmat.
Rangkaian kegiatan dimulai dari perjalanan krama desa dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat melalui rute Jalan Raya depan Pura Desa menuju Jalan Raya Pering, dilanjutkan ke Jalan Raya Segara Willis, Simpang 4 By Pass Ida Bagus Mantra Patolan hingga tiba di Pantai Pering. Tercatat sekitar 700 orang krama mengikuti prosesi tersebut dengan tertib dan penuh rasa kebersamaan.
Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Polsek Blahbatuh menurunkan personel pengamanan yang bersinergi dengan unsur TNI dan Pecalang Desa Adat Pering. Kegiatan pengamanan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Pering Aiptu I Made Sukartana, Babinsa Serka I Wayan Sumerta, serta enam orang Pecalang yang secara aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan di sepanjang jalur yang dilalui.
Seijin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma, S.I.K, M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H. menerangkan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Kegiatan Nyegara Gunung Meajar-ajar berakhir pada pukul 10.30 Wita dalam keadaan tertib, lancar dan kondusif. Kepolisian mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan harmonis.
(RED)







Komentar