Breaking News

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Memperkuat Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

- Publisher

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIEM REAP, Kamboja – RI-1.com,  Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional penguatan sistem keimigrasian Indonesia pada forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM) yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja, pada 23–25 Juni 2026.

Dalam paparannya, Hendarsam menjelaskan bahwa strategi nasional tersebut berfokus pada penguatan pemeriksaan perbatasan, pengawasan terhadap warga negara asing (WNA), serta integrasi layanan digital. Ketiga pilar tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi guna meningkatkan deteksi dini terhadap pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional, baik sebelum, saat, maupun setelah proses pemeriksaan keimigrasian.

Pada aspek pengamanan perbatasan, Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan analisis berbasis risiko melalui Passengers Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) serta Immigration Traffic Monitoring Center (ITMC) di tingkat pusat.

Sementara itu, pengawasan WNA diperkuat melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) yang telah terintegrasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan berkontribusi dalam pengungkapan kasus penipuan investasi daring yang melibatkan 210 WNA di Batam pada awal Mei 2026.

Di sela forum, Dirjen Imigrasi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Department of Home Affairs (DHA) Australia. Dalam kesempatan tersebut, Indonesia mengusulkan agar mekanisme penerbitan Working Holiday Visa (WHV) bagi WNI menggunakan Ballot System yang dikelola secara proporsional oleh Pemerintah Australia guna menjamin aspek keadilan, transparansi, dan efisiensi dalam pengelolaan tingginya jumlah pendaftar dari Indonesia.

Pada tingkat regional, Indonesia turut dipercaya sebagai Voluntary Lead Shepherd (VLS) untuk isu People Smuggling dalam implementasi Plan of Action (PoA) DGICM. Melalui mandat tersebut, Indonesia mendorong penguatan kerja sama antarnegara ASEAN melalui peningkatan pertukaran informasi intelijen dan penyelarasan teknologi guna memperkuat keamanan kawasan serta menghadapi tantangan kejahatan lintas negara secara terpadu.

(Red)

Komentar

Berita Terkait

Imigrasi Ngurah Rai Mendeportasi 17 WNA Karena Tinggal Lajak dan Menyalahgunakan Izin Tinggal
Suahasil Nazara Gantikan Purbaya: Samuel F. Silaen Nilai Pergantian Menkeu Harus Menjadi Momentum Mengembalikan Marwah APBN untuk Rakyat
Puluhan Tahun Menanti, Warga Sangketan Swadaya Buka Akses Jalan 1,5 Kilometer
Semua Agama Harus Bangkit” – Menag Dukung Penuh Mahasabha XIII PHDI
Doa Bersama Jurnalis Bogor untuk Keselamatan 5 Rekan yang Hilang di Gunung Anak Krakatau
30 Lebih Titik Pengeboran LTJ di Botteng Diprotes, Apa yang Dikhawatirkan Warga?
Sumur Tua Bangkit Lagi! PHKT Dongkrak Produksi Sepinggan V-7 hingga 710 BOPD
Refleksi 81 Tahun Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:59 WITA

Imigrasi Ngurah Rai Mendeportasi 17 WNA Karena Tinggal Lajak dan Menyalahgunakan Izin Tinggal

Senin, 14 September 2026 - 20:14 WITA

Suahasil Nazara Gantikan Purbaya: Samuel F. Silaen Nilai Pergantian Menkeu Harus Menjadi Momentum Mengembalikan Marwah APBN untuk Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 14:44 WITA

Puluhan Tahun Menanti, Warga Sangketan Swadaya Buka Akses Jalan 1,5 Kilometer

Sabtu, 12 September 2026 - 14:40 WITA

Semua Agama Harus Bangkit” – Menag Dukung Penuh Mahasabha XIII PHDI

Jumat, 11 September 2026 - 21:06 WITA

Doa Bersama Jurnalis Bogor untuk Keselamatan 5 Rekan yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 21:05 WITA

30 Lebih Titik Pengeboran LTJ di Botteng Diprotes, Apa yang Dikhawatirkan Warga?

Jumat, 11 September 2026 - 21:04 WITA

Sumur Tua Bangkit Lagi! PHKT Dongkrak Produksi Sepinggan V-7 hingga 710 BOPD

Sabtu, 5 September 2026 - 14:19 WITA

Refleksi 81 Tahun Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu

Berita Terbaru