Tabanan – RI-1.com, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menyerahkan piagam penghargaan kepada I Wayan Prayatha sebagai Pegawai Teladan periode April 2026 setelah memenuhi kriteria penilaian yang telah ditetapkan, Kamis (07/05). Pemberian penghargaan ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada kedisiplinan, dedikasi, integritas, dan pelayanan.
Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Lapas tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon ASN (CASN), serta peserta magang. Penentuan pegawai teladan dilakukan secara transparan melalui proses penilaian yang melibatkan seluruh petugas melalui mekanisme polling, disertai evaluasi terhadap aspek kinerja dan profesionalisme.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa program pegawai teladan yang dilaksanakan setiap bulan merupakan bagian dari upaya menciptakan budaya kerja yang sehat dan kompetitif di lingkungan kerja.
“Penunjukan pegawai teladan merupakan langkah nyata untuk membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan kinerja. Kami berharap pegawai yang terpilih dapat menjadi role model bagi petugas lainnya dalam hal profesionalisme, kedisiplinan, dan dedikasi terhadap organisasi,” tegas Prawira.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Pegawai Teladan, Nur Bagus Wahyudi, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan adil berdasarkan kualifikasi, kompetensi, serta capaian kinerja masing-masing pegawai. “Program pegawai teladan merupakan bagian dari manajemen ASN yang menitikberatkan pada penilaian kinerja secara adil dan transparan. Dengan mekanisme ini, setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kualitas kerjanya,” jelasnya.
Menerima penghargaan tersebut, I Wayan Prayatha mengaku bersyukur dan menjadikan apresiasi yang diterima sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan. “Penghargaan ini menjadi semangat bagi saya untuk terus bekerja lebih baik, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan yang maksimal dalam pelaksanaan tugas,” ungkapnya.
Bagi Lapas Tabanan, apresiasi bukan sekadar penghargaan atas capaian, tetapi cara untuk menumbuhkan teladan di lingkungan kerja. Ketika dedikasi dan integritas dihargai, budaya kerja yang positif akan tumbuh, dan semangat untuk memberikan yang terbaik akan menular kepada sesama.
((Red)







Komentar