Breaking News

SIARAN PERS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Menteri IMIPAS Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika di Lapas dan Rutan

- Publisher

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — RI-1.com | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) , Agus Andrianto menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan), menyusul sorotan dari Anggota Komisi III DPR RI terkait masih adanya praktik peredaran narkotika di dalam lapas.
Dalam keterangannya, Menteri Agus menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan oleh Komisi III DPR RI sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap sistem pemasyarakatan.
“Kami memandang hal ini sebagai bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Segala bentuk peredaran narkotika, baik yang melibatkan warga binaan maupun oknum petugas, merupakan pelanggaran serius dan tidak akan kami toleransi,” kata Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (9/4)

Menteri Agus menjelaskan bahwa berbagai langkah konkret terus dilakukan untuk memperketat pengawasan dan menutup celah peredaran narkotika di lapas dan rutan. Upaya tersebut meliputi antara lain penguatan sistem keamanan berbasis teknologi, seperti pemasangan CCTV terintegrasi , serta peningkatan intensitas razia rutin dan insidentil bekerjasama dengan aparat penegak hukum seperti BNN dan Kepolisian
Kementerian Imipas juga memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), guna melakukan penindakan secara terpadu.
Dalam aspek internal, penegakan disiplin dan integritas petugas menjadi perhatian utama. Kementerian Imipas memastikan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh oknum petugas akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk menindak tanpa pandang bulu. Jika ada petugas yang terbukti terlibat, sanksi tegas hingga proses hukum akan diberlakukan,” ujar Menteri Agus.

Ia menyebutkan bahwa sudah ada sejumlah oknum petugas yang dijatahi hukuman disiplin hingga tingkat berat dan pemecatan karena terbukti terlibat peredaran narkotika, bahkan ada beberapa di antaranya yang dipindahkan ke Lapas ke Nusakambangan.
“ Pemindahan warga binaan bandar dan high risk sampai saat ini sudah menyentuh angka 2284 orang.

Menteri Agus menyebutkan bahwa pemindahan warga binaan bandar dan high risk ke Nusakambangan bukan hanya sekedar pemindahan. Tujuan pertamanya adalah dengan memindahkan “biang kerok” narkotika di lapas dan rutan, maka diharapkan dapat membersihakn lapas rutan tersebut dari transaksi dan interaksi narkotika. Tujuan selanjutnya adalah sebagai tindakan represif dan rehabilitatif kepada warga binaan high risk tersebut agar menyadari kesalahannya dan dapat mengikuti proram pembinaan dengan baik, untuk saat kembali ke masyarakat sebagai warga binaan yang mandiri.
Untuk itu , Kementerian Imipas juga terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan, termasuk program rehabilitasi dan pembinaan kepribadian, guna mencegah keterlibatan kembali dalam penyalahgunaan narkotika bekerja dengan pihak terkait baik sesama institusi pemerintah maupun NGO (organisasi non pemerintah)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Agus menekankan bahwa permasalahan peredaran narkotika di lapas dan rutan merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan menyeluruh dan kolaboratif. Ia mengatakan bahwa sangat menerima masukan dan membuka ruang diskusi agar penanganan permasalahan peredaran narkotika di lapas dan rutan ini dapat teratasi lebih optimal.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar lapas dan rutan benar-benar menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih dari narkotika, dan mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan,” pungkasnya.

(CynTha)

Komentar

Berita Terkait

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris, Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
Pangdam IX/Udayana Hadiri Upacara Pemakaman Militer Prajurit Kodam IX/Udayana yang Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia
Aroma Skandal di Pura Batu Bolong: Dugaan Oknum Satpol PP Bali “Backup” Sandbar, Lahan Aset Pemprov Disewakan Miliaran Tanpa Transparansi
Danramil Ubud Dampingi Kapolda Bali Tinjau Kesiapan Pos Pelayanan di Simpang Masceti
Kantor Pertanahan Tabanan Imbau Masyarakat Segera Urus Balik Nama Sertipikat Tanah Hasil Jual Beli
Sambut Hari Raya Nyepi Bali Tutup Sementara Pelabuhan Gilimanuk
Dedikasi Tanpa Batas: Kodim 1611/Badung Apresiasi Pengabdian Purnawirawan dalam Upacara Pelepasan Purna Tugas
Sinergi TNI dan Pemkab Badung Tanggulangi Banjir Seminyak; Dandim 1611/Badung: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WITA

SIARAN PERS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan

Rabu, 8 April 2026 - 18:09 WITA

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris, Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Minggu, 5 April 2026 - 15:20 WITA

Pangdam IX/Udayana Hadiri Upacara Pemakaman Militer Prajurit Kodam IX/Udayana yang Gugur dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:55 WITA

Aroma Skandal di Pura Batu Bolong: Dugaan Oknum Satpol PP Bali “Backup” Sandbar, Lahan Aset Pemprov Disewakan Miliaran Tanpa Transparansi

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:23 WITA

Danramil Ubud Dampingi Kapolda Bali Tinjau Kesiapan Pos Pelayanan di Simpang Masceti

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:55 WITA

Kantor Pertanahan Tabanan Imbau Masyarakat Segera Urus Balik Nama Sertipikat Tanah Hasil Jual Beli

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:17 WITA

Sambut Hari Raya Nyepi Bali Tutup Sementara Pelabuhan Gilimanuk

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:42 WITA

Dedikasi Tanpa Batas: Kodim 1611/Badung Apresiasi Pengabdian Purnawirawan dalam Upacara Pelepasan Purna Tugas

Berita Terbaru