Breaking News

Dari Pembinaan Menuju Pemberdayaan, “Sangkar Emas” Lapas Tabanan Masuk 10 Besar PKA XVIII

- Publisher

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan — RI-1.com | Inovasi “Sangkar Emas” yang merupakan Rencana Aksi Perubahan hasil gagasan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, berhasil menembus 10 besar inovasi terbaik pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XVIII di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Sabtu (27/12).

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Tabanan dalam menghadirkan program pembinaan yang adaptif, produktif, dan selaras dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui inovasi Sangkar Emas, Lapas Tabanan membuka ruang bagi Warga Binaan untuk terus mengasah keterampilan, berkreasi, serta menghasilkan produk bernilai ekonomi meskipun berada dalam keterbatasan. Inovasi ini sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa Sangkar Emas lahir dari keyakinan bahwa setiap Warga Binaan memiliki potensi untuk berubah dan berkembang ke arah yang lebih baik.

“Saya percaya setiap Warga Binaan memiliki potensi. Tugas kami adalah membimbing, mengarahkan, dan memberdayakan potensi tersebut melalui program pembinaan yang berkelanjutan. Sangkar Emas hadir sebagai wadah untuk menghasilkan karya yang bernilai dan memiliki daya jual,” ujar Prawira.

Lebih lanjut, Prawira menjelaskan bahwa Sangkar Emas dirancang tidak hanya sebagai program pembinaan, tetapi juga sebagai ikon dan identitas Lapas Tabanan di masa mendatang. “Selama ini hasil karya Warga Binaan belum memiliki trademark yang kuat sebagai identitas Lapas Tabanan. Dengan hadirnya Sangkar Emas yang telah dipatenkan, produk Warga Binaan kini memiliki brand tersendiri yang membedakannya,” tambahnya.

Dengan mengusung tagline “Bukan sekadar kudapan tetapi simbol harapan masa depan”, Sangkar Emas diharapkan menjadi sarana pembinaan yang produktif, berdaya guna, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas. (RED)

Komentar

Berita Terkait

Bangun Kekuatan Diri, Lapas Tabanan Dampingi Warga Binaan dalam Penguatan Pasca Rehabilitasi
Parenting Kelas IX SMPN 4 Denpasar, Sekolah Perkuat Sinergi Orang Tua Hadapi TKA dan Masa Depan Siswa
Rawat Lingkungan, Tumbuhkan Kepedulian, Lapas Tabanan Gelar Jumat Bersih
Menata Pikiran, Menguatkan Diri, Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Yoga Bersama
Perkuat Komunikasi Publik, Petugas Lapas Tabanan Ikuti Pelatihan Kehumasan
Terpesona Bali, Delegasi Nigeria Antusias Ikuti IAWP
Melangitkan Doa, Menumbuhkan Kepedulian, Lapas Tabanan Wujudkan Ikhtiar Bersama Lewat Salat Istisqa
Truk Fuso Tertahan di Denpasar, Kuasa Hukum Surati Dishub Minta Klarifikasi dan Penertiban Akses

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:36 WITA

Bangun Kekuatan Diri, Lapas Tabanan Dampingi Warga Binaan dalam Penguatan Pasca Rehabilitasi

Jumat, 25 September 2026 - 12:59 WITA

Parenting Kelas IX SMPN 4 Denpasar, Sekolah Perkuat Sinergi Orang Tua Hadapi TKA dan Masa Depan Siswa

Jumat, 25 September 2026 - 12:34 WITA

Rawat Lingkungan, Tumbuhkan Kepedulian, Lapas Tabanan Gelar Jumat Bersih

Kamis, 24 September 2026 - 14:38 WITA

Menata Pikiran, Menguatkan Diri, Warga Binaan Lapas Tabanan Ikuti Yoga Bersama

Rabu, 23 September 2026 - 16:02 WITA

Perkuat Komunikasi Publik, Petugas Lapas Tabanan Ikuti Pelatihan Kehumasan

Rabu, 23 September 2026 - 10:32 WITA

Terpesona Bali, Delegasi Nigeria Antusias Ikuti IAWP

Selasa, 22 September 2026 - 16:59 WITA

Melangitkan Doa, Menumbuhkan Kepedulian, Lapas Tabanan Wujudkan Ikhtiar Bersama Lewat Salat Istisqa

Selasa, 22 September 2026 - 09:25 WITA

Truk Fuso Tertahan di Denpasar, Kuasa Hukum Surati Dishub Minta Klarifikasi dan Penertiban Akses

Berita Terbaru