BALI — RI-1.com, Curah hujan yang cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Badung pada Senin dini hari, (02/11) pukul 03.00 WITA, memicu peristiwa tanah longsor di empat titik sekaligus di Desa Sulangai, Kecamatan Petang. Kejadian ini menyebabkan sejumlah ruas jalan tertutup total oleh tumpukan tanah dan bebatuan, sehingga arus lalu lintas terhenti sepenuhnya.
Empat lokasi yang terdampak longsor meliputi ruas jalan dari Banjar Batulantang menuju Banjar Abing, Jalan Banjar Abing menuju Banjar Sulangai, jalur penghubung Banjar Sulangai ke Banjar Wanasari, serta Jalan Wanasari menuju Banjar Batulantang. Akibat penumpukan material longsor yang cukup tebal di sepanjang badan jalan, akses baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat dilewati, sehingga arus lalu lintas harus dialihkan sementara waktu.
Berdasarkan keterangan di lokasi, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, beberapa lahan pertanian dan pekarangan milik warga di sekitar lokasi tergerus oleh aliran tanah longsor, yang menjadi kerugian materiil yang cukup dirasakan oleh masyarakat setempat. Warga juga diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Pasca terjadinya bencana, Babinsa wilayah Desa Sulangai, Serma I Wayan Bakti Ariawan, segera bergerak turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Desa Tangguh Bencana (DESTANA) serta aparat pemerintahan desa setempat untuk melakukan penanganan segera. Bersinergi, seluruh elemen masyarakat bahu-membahu melaksanakan pembersihan material longsor demi membuka kembali akses jalan yang terputus.
Dalam upaya percepatan penanganan, tim gabungan menggunakan alat berat berupa loder serta dukungan dari unit pemadam kebakaran untuk membersihkan tumpukan tanah dan bebatuan secara efektif. Fase pertama difokuskan pada pembukaan jalur bagi kendaraan roda dua agar warga dapat segera beraktivitas dan berkomunikasi antar banjar kembali berjalan lancar.
Kegiatan pembersihan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar berkat semangat gotong royong yang tinggi antar seluruh pihak. Babinsa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh warga yang telah turun langsung membantu penanganan pascabencana, sekaligus menghimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan menjaga saluran air di lingkungan masing-masing guna meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang.
(Red)







Komentar