Semarang — RI-1.com | TNI AD mengubah arah rekrutmen prajuritnya. Tidak cukup kuat fisik dan pintar akademik, calon Bintara Prajurit Karier Gelombang III TA 2026 sekarang wajib unggul karakter, tangguh mental, dan punya loyalitas tinggi.
Penegasan itu disampaikan Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana dalam amanat yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. saat memimpin Sidang Sub Panpus Penerimaan Caba PK TNI AD Gel III TA 2026 di Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Senin 24 Agustus 2026.
*Penilaian Menyeluruh, Bukan Hanya Nilai Tes*
Mayjen I Wayan Suarjana menekankan bahwa seluruh hasil pemeriksaan dan pengujian akan jadi bahan utama penilaian.
“Penentuan calon tidak hanya mempertimbangkan kemampuan fisik dan akademik, tetapi juga karakter, ketangguhan, serta loyalitas peserta,” tegasnya.
Menurut Aspers Kasad, ada 4 pilar yang kini jadi fokus tim seleksi Kodam IV/Diponegoro:
1. *Karakter*: Integritas, disiplin, etika. Pondasi moral jadi syarat mutlak.
2. *Ketangguhan*: Mental dan fisik diuji agar siap ditempa selama pendidikan dan penugasan.
3. *Loyalitas*: Komitmen kepada NKRI, Pancasila, dan institusi TNI AD.
4. *Akademik & Fisik*: Tetap diukur, namun porsinya diseimbangkan dengan aspek kepribadian.
*Dorong Rekrutmen Digital dan Transparan*
Aspers Kasad juga meminta sistem penerimaan terus diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital. Mulai dari pendaftaran, pelaksanaan tes, sampai pengumuman hasil harus berbasis data dan bisa diawasi.
Langkah ini untuk membuat seleksi lebih akurat, modern, dan meminimalkan celah kecurangan. Tujuannya satu: meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada TNI AD.
“Prinsip keadilan dan kebutuhan organisasi menjadi pertimbangan utama. Setiap peserta diberikan ruang dan kesempatan yang setara sepanjang memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Data Akurat dan Kesiapan Pendidikan Jadi Sorotan
Selain hasil seleksi, kesiapan calon untuk mengikuti pendidikan juga jadi perhatian. Meliputi kondisi kesehatan, kesiapan mental, serta kesiapan sarana dan prasarana di lembaga pendidikan.
Pengelolaan data juga harus teliti. Aspers Kasad mewanti-wanti agar semua informasi yang jadi dasar keputusan dipastikan benar. Pengumuman hasil diharapkan tepat waktu agar tidak menimbulkan persoalan.
Menunggu Verifikasi Pusat
Usai Sidang Sub Panpus, hasil seleksi di Kodam IV/Diponegoro akan dikirim ke Mabesad untuk verifikasi tingkat pusat. Pengumuman hasil akhir baru akan disampaikan secara resmi setelah seluruh tahapan selesai.
Dengan kebijakan baru ini, TNI AD berharap melahirkan bintara yang tidak hanya hebat di lapangan, tapi juga berkarakter kuat dan setia pada sumpah prajurit.
(Gus Wedha)







Komentar